| By Administrator,
on 25-10-2011 08:48
|
Views : 460 |
Favoured : 38 |
Published in : Article, Article |
Krill adalah crustacea seperti udang yang dapat ditemui di semua samudera dunia. Mereka dimakan oleh banyak binatang, termasuk burung, paus, cumi-cumi dan hiu paus. Mereka biasanya ditemukan pada grup besar, dengan lebih dari 10.000 krill per meter kubik. Ukurannya 8 mm sampai 60 mm. Krill sendiri terdapat di seluruh lautan yang ada di bumi ini. Terutama di Samudra Arktik dan Antartika dapat mengandung 20 kg kril dalam setiap M3 Hewan ini termasuk filum Antropoda, kelas Crustacea, ordo Euphausiacea dan jenis hewan kril ini terdapat lebih dari 90 spesies diseluruh dunia.
Ikan paus dapat mengkonsumsi beberapa ton "krill". "Ketika paus mengkonsumsi "krill" yang kaya akan zat besi, mereka mengeluarkan sebagian besar zat besi itu kembali ke dalam air, sehingga menyuburkan samudra" kata ilmuwan dari Australian Antarctic Division Steve Nicol. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa jika jumlah paus bertambah, maka kotoran hewan itu dapat membantu tanaman laut tumbuh subur, sehingga meningkatkan kemampuan samudra untuk menyerap karbon dioksida yang dituding sebagai penyebab pemanasan global.
Zat besi adalah unsur penting dalam produksi tanaman laut, yang dikenal sebagai ganggang, yang menghisap karbon dioksida saat tanaman tersebut tumbuh, kendati itu adalah unsur langka di dalam Samudra Selatan --"yang lesu darah", kata ahli kimiawi samudra Andrew Bowie. "Sepertiga samudra di dunia kekurangan kandungan zat besi," kata peneliti di Antarctic Climate and Ecosystems Cooperative Research Centre tersebut. Last update: 25-10-2011 08:54
|